Rabu, 18 Januari 2012

Keunggulan Samsung Galaxy S3


Ponsel pintar terbaru Samsung Galaxy S3 menggunakan teknologi 3D, menurut bocoran orang dalam Samsung. Perangkat itu dapat menampilkan film dan game 3D di layar, bahkan plug-in ke televisi 3D untuk 'bermain' konten 3D seperti foto.

Jakarta (ANTARA News) - Ponsel pintar terbaru Samsung Galaxy S3 menggunakan teknologi 3D, menurut bocoran orang dalam Samsung.

Perangkat itu dapat menampilkan film dan game 3D di layar, bahkan plug-in ke televisi 3D untuk 'bermain' konten 3D seperti foto.

Menurut laman berita Korea ET News, ponsel pintar itu akan diluncurkan pada Februari, dan akan mendukung fitur-fitur mutakhir hi-tech seperti layar AMOLED HD 720p dan RAM 2GB. 

Kompetitor Samsung, LG dan HTC sudah terlebih dahulu menawarkan perangkat ponsel pintar berbasis 3D tanpa kacamata 3D. Hal itu untuk membuat gambar tampak 'keluar dari layar' atau lebih nyata dan dipersenjatai dengan dual-lensa kamera 3D.

Sayangnya, teknologi 3D tidak bisa digunakan dalam game dan video pada kedua ponsel pintar LG dan HTC, sedangkan perangkat Samsung Galaxy berbeda.

Samsung  pasti meluncurkan Samsung Galaxy S3 Galaxy setelah sukses mengeluarkan Samsung Galaxy S2  yang terjual 10 juta unit pada hitungan terakhir. Hal itu mendorong penjualan ponsel pintar Samsung melewati penjualan Apple pada kuartal ketiga 2011.

Perangkat baru itu akan diluncurkan pada ajang Mobile World Congress di Barcelona pada akhir Februari.

"Deretan Lineup Samsung Galaxy telah menjadi deretan ponsel pintar paling dicari di seluruh dunia, "kata Boy dari Genius Report.

"Ponsel pintar Galaxy S II menjadi ponsel pintar dengan penjualan tercepat yang pernah ada, terjual tiga juta unit hanya dalam 55 hari."

"Selain itu, Samsung menjual lebih dari 30 juta ponsel pintar Galaxy S dan Galaxy S II di seluruh dunia pada Oktober. Tidak ada keraguan bahwa konsumen tertarik dengan Galaxy. "

Samsung belum mengomentari laporan tersebut. (adm)

Selasa, 17 Januari 2012

Microsoft Touch Mouse, Cocok Disandingkan dengan Windows 7

Aditya Panji Rahmanto KOMPAS.comTouch Mouse dari Microsoft
JAKARTA, KOMPAS.com - Microsoft beberapa waktu yang lalu merilis produk mouse dengan inovasi terbaru, Touch Mouse, untuk pasar Indonesia. Mouse jenis baru ini digadang lebih intuitif dan mudah digunakan dengan penggunaan sapuan jari untuk melakukan beberapa perintah.
Microsoft Touch Mouse bekerja dengan mengombinasikan kemampuan standar mouse dengangesture multitouch. Dengan kemampuan multitouch, Touch Mouse memungkinkan penggunanya bernavigasi lebih mudah dan cepat hanya dengan sebuah sapuan/jentikan jari mereka.
Dari sisi desain dan fitur, 3 produk Touch Series ini memang dirancang Microsoft untuk menyaingi Magic Mouse besutan Apple. Karena mouse ini mampu membaca gerakan jari dan mentransformasikannya menjadi fitur-fitur tertentu seperti panning, scrolling, minimizing/maximizing, paging forward/back, dan sebagainya.

Kali ini, Kompas.com mendapat kesempatan menjajal seri Touch Mouse. Berikut pembahasannya.

Desain
Body Touch Mouse diselimuti dengan bahan matte plastik berwarna hitam. Setengah permukaan mouse, dari tengah hingga bagian depan, dipenuhi dengan sensor berpola 'X' untuk sensor gerakan jari. Ada dua tombol kanan dan kiri yang dibatasi dengan garis tipis.
touchmouse2
Karena mouse ini berkategori multi touch, jadi bagian tengah depan mouse-nya tidak dibekali tombol scroll. Ukuran mouse yang terbilang besar, cukup nyaman untuk menyanggah telapak tangan.

Bagian bawah mouse ini berwarna putih. Ada tuas untuk mematikan atau menghidupkan mouse, serta tempat untuk menyimpan transceiver USB 2.0 agar barang kecil ini tidak mudah hilang.
touchmouse3
Selain itu, di bagian bawah juga tersedia panel penutup baterai. Mouse ini membutuhkan 2 baterai berukuran AA sebagai pengganti listrik.
touchmouse4
Fitur
Seperti mouse nirkabel pada umumnya, cukup masukkan transceiver ke port USB, secara otomatis komputer akan mendeteksi dan Touch Mouse langsung bisa digunakan.
touchmouse6
Setiap jumlah jari dan gerakan jari yang terdeteksi oleh sensor, akan mentransformasikan fitur-fitur tertentu.

Menyapu dengan satu jari. Menggerakan satu jari ke depan atau ke belakang sama saja dengan melakukan scrolling. Sedangkan gerakan satu jari ke kanan atau kiri sama dengan melakukan panning (menempatkan window program aktif ke sebelah kanan/kiri layar).

Ibu jari yang ditempatkan di bagian samping mouse, juga memiliki fungsi berbeda. Sapuan ibu jari ke atas dan ke bawah menggantikan fungsi forward dan back.

Menyapu dengan dua jari, membantu untuk mengontrol window. Sapuan dua jari ke depan diartikan sebagai fungsi maximize window, sedangkan sapuan jari ke belakang berarti melakukan fungsi minimize window.

Menyapu dengan tiga jari. Sapuan tiga jari ke depan akan memperlihatkan thumbnail di mana Anda dapat melihat semua window ataupun software yang sedang dibuka. Jika tiga jari disapu ke belakang, seluruh window dan aplikasi yang terbuka secara otomatis akan ter-minimize, sehingga monitor hanya menampilkan desktop.
Sayangnya, fitur multi gesture di atas hanya bisa digunakan bila Anda menggunakan Windows 7.
Kesimpulan
Microsoft Touch Mouse memberi pengalam baru dalam bernavigasi. Touch mouse juga dilengkapi dengan teknologi Blue Track, yang memungkinkan mouse ini digunakan di sembarang permukaan termasuk kayu, batu granit atau batu marmer – tidak lagi tergantung pada permukaan mouse padyang datar dan halus.
Namun, setelah menjajal fitur-fitur di Touch Mouse, respon mouse ini bisa dikatakan kurang peka. Butuh waktu untuk melakukan gerakan-gerakan jari dengan benar agar mouse ini dapat menerjemahkannya. Fungsi klik kanan dan kirinya pun kadang tidak merespon dengan cepat dan baik. Ketika melakukan klik kanan, mouse mengartikannya sebagai klik kiri. Malah ada kalanya tidak merespon sama sekali.

touchmouse5
Microsoft Touch Mouse yang dibanderol dengan harga Rp 749 ribu ini, dirancang eksklusif untuk perangkat komputer bersistem operasi Windows 7. Anda masih bisa menggunakan Touch Mouse pada komputer beristem operasi Linux, Mac OS, ataupun Windows di bawah versi 7, hanya saja fitur-fitur di atas tidak berfungsi maksimal.